I Miss U..


yg isinya buruk punya jiwa yg terluka, begitu dlm luka2nya shg jiwanya tdk mampu lg mencintai, justru krn ia tdk merasakan cinta dlm hidupnya, sayangnya yg kita tangkap darinya seringkali justru sikap penolakan, dendam, kebencian, iri hati, kesombongan, amarah, dll.. kita tdk suka dgn jiwa2 smacam ini dan mencoba menghindar dari mrk, kita tdk tau bahwa itu smua bknlah krn mrk pd dasarnya buruk, tp ketdkmampuan jiwanya memberikan cinta krn justru ia membutuhkan cinta kita, membutuhkan empati kita, kesabaran dan keberanian kita utk mendengarkan luka2 terdlm yg memasung jiwanya..

bagaimana bs kita mengharapkan ssorg yg terluka lututnya berlari bersama kita? bagaimana bs kita mengajak ssorg yg takut air berenang bersama? luka di lututnya dan ketakutan terhadap airlah yg mesti disembuhkan, bkn mencaci mrk krn mrk tdk mau berlari ato berenang bersama kita, mrk tdk akan bilang bahwa “lutut” mrk luka ato mrk “takut air”, mrk akan bilang bahwa mrk tdk suka berlari ato mrk akan bilang berenang itu membosankan dll, itulah cara mrk mempertahankan diri..

ada hal yg sangat ingin kamu dengar tp tdk akan pernah kamu dengar dr org yg dari mrk kamu ingin dengar, tp jgn sampai kamu mjd tuli, walaupun kamu tdk mendengar itu dari ssorg yg mengatakan itu dari hatinya..

hari2ku bersamamu adl hari2 terbaik yg pernah aku miliki, bahkan hari2 pertengkaran kita msh jauh lbh baik dari hari sepi sendiriku, I miss you my true friend..



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s