Jangan Pernah Kita Remehkan Sistem Grounding Mobil


Dalam setiap sistem kelistrikan pastinya membutuhkan kabel ground agar alirannya lebih stabil dan sempurna. Kabel ground ini memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap kinerja komponen didalamnya. Komponen yang dimaksud bukan hanya yang berupa perangkat elektronik seperti audio saja, melainkan hingga ke pengapian, kinerja mesin terutama yang telah menggunakan komponen ECU yang sangat sensitif terhadap arus listrik.

Tanda pada mobil yang bisa menjadi indikator bahwa kabel grounding bermasalah adalah jika lampu, head dan rear lamp, fog lamp yang kondisinya masih bagus terlihat kurang terang saat menyala dan instrument lainnya yang menggunakan lampu menyala redup dan cenderung tidak stabil.

Akibat lainnya yang tidak boleh diremehkan dari adanya masalah pada sistem grounding, yaitu :

1. Proses kinerja ECU dalam mengatur mesin menjadi tidak sempurna, karena kestabilan arus listrik yang dibutuhkan ECU menjadi terganggu.

2. Pengisian aki (Accu) tidak sempurna, sehingga mudah terjadi arus drop akibat perputaran arusnya tidak berjalan dengan baik.

3. Audio System terganggu atau terjadi storing, grounding yang tidak benar atau bermasalah menjadi salah satu penyebab timbulnya storing.

4. Sistem pengapian juga dapat menjadi bermasalah dan kemungkinan bisa menyebabkan mogok, karena bagian ini juga membutuhkan grounding yang sempurna untuk menghasilkan pengapian yang baik agar mesin dapat menyala dan berjalan sempurna.

Agar sistem grounding mobil lebih sempurna, sebaiknya titik grounding dari kabel negatif aki dibagi lagi ke beberapa bagian mesin dengan menggunakan grounding wire kit, berikut adalah titik-titik grounding-nya :

1. Body

2. Throttle

3. Silinder Head

4. Alternator

Seiring berkembangnya inovasi teknologi mesin, berbagai parts pendukung pun turut berkembang. Salah satunya adalah telah banyak parts yang dibuat khusus untuk memaksimalkan kestabilan nilai voltase aki (accu), alat ini umumnya disebut volt stabilizer. Alat ini dapat lebih menyempurnakan sistem grounding, jadi tidak ada salahnya juga jika dalam sistem grounding diaplikasikan volt stabilizer, terlebih bagi mobil yang sudah banyak mengalami modifikasi pengapian dan penambahan aksesoris lain yang menggunakan listrik.

Jika sistem grounding mobil sudah sempurna, dapat dipastikan arus listrik yang mengalir pada mobil semakin sempurna dan stabil. Efek dari stabilnya arus listrik ini sangat besar manfaat positif-nya buat menjaga keawetan parts mobil, terutama yang berhubungan dengan elektrikal seperti ECU, alternator, lampu-lampu bahkan hingga bagian sistem pengapian.

Gunakanlah kabel grounding yang memiliki kualitas baik, mulai dari bahan lapisan luarnya hingga tembaga kabelnya, agar arus listrik dapat mengalir sempurna.



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s