Meningkatkan Tenaga Mesin


Pada umumnya, mobil telah memiliki spesifikasi tenaga mesin standart. Namun, terkadang sebagian pemilik ingin meningkatkan tenaga mesin untuk memenuhi kebutuhannya. Adapun cara yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan tenaga mesin diantaranya :

  1. Mengganti Chip ECU

Kita bisa mengganti chip ROM dalam Engine Control Enit (ECU) untuk meningkatkan tenaga, hal ini akan lebih efektif jika disertai dengan modifikasi lainnya seperti dalam masukan udara (air intake) dan sistem pembuangan.

  1. Modifikasi Sistem Pembuangan atau Knalpot

Dilakukan penggantian pada sistem pembuangan dengan jenis free flow memakai pipa besar, sehingga mengurangi hambatan sistem pembuangan sisa pembakaran. Hal ini bisa meningkatkan Horse Power (HP) mesin.

  1. Memasang Turbocharger

Sistem ini memanfaatkan sisa gas buang hasil pembakaran di mesin untuk memutar kipas atau turbin di dalam rumah turbocharger. Hanya saja peranti ini memiliki kekurangan, diantaranya turbo-lag atau keterlambatan reaksi karena terdapat jeda waktu ketika pedal gas di tekan hingga tercapai tekanan gas buang yang besar untuk memutar turbin. Akan tetapi akan maksimal pada putaran tinggi, karena putaran turbo bisa melebihi rpm mesin perangkat ini tidak terhubung dengan putaran mesin. Biasanya turbocharger payah pada saat putaran mesin rendah, tapi maksimal pada putaran tinggi, pabrikan saat ini menggunakan dua unit turbo kecil dan multi katup, sehingga meski di tekanan udara rendah sudah bereaksi.

  1. Memasang Supercharger

Mekanisme kerja supercharger mirip dengan turbocharger, hanya saja supercharger tidak digerakkan oleh gas buang, tetapi digerakkan oleh putaran mesin. Jadi selisih atau jeda waktu antara tekanan pedal gas yang mendorong udara ke silinder seperti pada turbocharger tidak akan terjadi, karena putaran supercharger sama dengan putaran mesin. Karena hal inilah yang membuat supercharger mampu mendorong tenaga mesin baik di kala putaran mesin rendah maupun tinggi, tapi tidak akan melebihi putaran mesin seperti turbocharger.

  1. Memasang Intercooler

Intercooler mendinginkan udara yang masuk ke ruang bakar. Kepadatan tekanan udara akan mengakibatkan panas yang berakibat udara memuai dan kerapatan molekul udara berkurang. Dengan memasang intercooler, udara yang masuk akan didinginkan lebih dulu.

  1. Mengurangi Berat Mobil

Beban yang terlalu berat pada mobil akan memperlambat laju kendaraan, namun bukan berarti anda harus melepas komponen atau bagian mobil. Tujuan ini bisa tercapai dengan mengganti sebagian komponen dengan bahan yang lebih ringan, atau jangan membawa barang yang tidak diperlukan.

  1. Saringan Udara (Air Filter)

Saringan udara membantu menghilangkan partikel padat seperti debu, dan lain-lain sebelum memasuki silinder. Ukuran saringan udara yang lebih besar memungkinkan lebih banyak udara masuk ke mesin.

  1. Busi dan Bahan Bakar

Busi iridium akan membuat mobil berjalan lebih cepat, karena menghasilkan pembakaran bahan bakar secara lebih sempurna. Pilih pula bahan bakar dengan oktan tingg serta bebas timbal.

  1. Pelumas

Semua langkah-langkah diatas tidak akan sempurna jika sistem pelumasan kendaraan anda tidak dilumasi oleh pelumas yang bagus, jadi pilihlah pelumas yang sesuai dengan kendaraan anda dan pastikan pelumas tersebut adalah pelumas asli.



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s