Pilihan Menu Kuliner Dengan Citarasa Pedas Di Jogja


  1. Mie Des ( Bakmi pedes )

Bantul mempunyai masakan khas yang harus dikunjungi. Namanya adalah Mie Pedes Pundong atau mi Bangkok. Miedes Pundong ini berbeda dari bakmi jawa, mie ayam, atau mie-mie lainnya di daerah Jogja.

Miedes dibuat dari tepung singkong/tapioka, yang diolah sedemikian rupa sehingga hasil akhirnya setelah dimasak akan berbentuk balok berukuran besar dan dipotong kecil-kecil sekitar 5-10 cm. Jelas berbeda dengan mie pada umumnya yang penampangnya bulat, kecil, dan panjang atau dengan kwetiau yang gepeng-gepeng. Setelah dimasak, mie ini akan terasa sangat kenyal, melebihi kenyalnya kwetiau.

Cara penyajiannya seperti membuat mie goreng atau mie godhog, dengan kubis, seledri, bawang goreng dan timun sebagai hiasan. Yang khas, sesuai namanya, penyajian default mie ini adalah rasa pedas. Namun kita bisa meminta pada penjual untuk memasak dengan tingkat kepedasan tertentu. Selama menunggu pesanan matang, kita akan ditemani segelas teh panas gula batu yang rasanya endess!.

Ngomong-ngomong, saat akan dimasak, mie singkong ini ditimbang terlebih dahulu. Baru kemudian dimasak. Khusus mie goreng, setelah dimasak pun mienya ditimbang dahulu baru disuguhkan.

Mie pedes berbeda dengan mie lethek yang juga diproduksi di daerah Pundong. Mie lethek berwarna agak kehitaman dan bentuknya panjang-panjang. Sedangkan mie pedes berbentuk balok dan warnanya agak transparan.

Mie pedes ini sudah semakin jarang ditemui di Bantul. Berikut review kami untuk masing-masing tempat tersebut :

MieDes Patalan

Dari kota Yogyakarta ikuti terus Jalan Parangtritis hingga ke sekitar kilometer 14. Sekitar 2 perempatan setelah perempatan Manding, perhatikan kanan jalan. Akan ada klinik Patalan di kanan jalan. Warung Miedes akan berada persis sebelum klinik.

Rasa masakan di sini agak berubah-ubah. Namun yang paling enak tetaplah mie godhognya. Sayang, harganya agak tidak stabil dan porsinya paling sedikit diantara ke-3 tempat miedes yang direview ini.

MieDes dekat SD SCTV

Di seberang klinik Patalan, ada gang yang sekitar 100 meter, di dalam gang tersebut ada SD yang dibangun ulang oleh SCTV (SD ini bisa dilihat dari tepi jalan karena di depannya adalah sawah). Masuk ke dalam gang sejauh 500 meter, lurus terus melewati kuburan, cari rumah yang menghadap ke persawahan.

Secara kuantitas dan kualitas adalah yang terbaik di antara tiga warung miedes. Porsinya lebih banyak daripada miedes yang lain dan bumbunya lebih meresap, baik mie godhog ataupun mie gorengnya.

MieDes Bomber

Letaknya di kota kecamatan Pundong. Jalannya cukup mudah, dari klinik Patalan, lurus terus ke selatan dan cari petunjuk jalan yang menunjukkan arah kecamatan Pundong. Kalau dari arah Jogja, kita akan belok kiri. Setelah itu, ikuti terus jalan tersebut sampai menemukan minimarket di utara jalan sebelum perempatan pasar Pundong, nah miedes Bomber ini berada persis di sebarang minimarket itu. Agak mudah menemukan miedes ini karena ada baliho di depan rumah bertuliskan MIEDES pak BOMBER.

  1. Rica – rica Kuncen

Lokasi ada di utara pasar klitikan kuncen, pas di depan markas PDI Perjuangan Kuncen. Rasanya gurih-gurih pedes, kita bisa reques mau tingkat pedes kayak apa. Yang pasti kalau pesen extra hot lomboknya mungkin sekitar 30-40 biji, bayangin aja pedesnya kayak gimana. Menunya ada rica-rica ayam, mentok dan kepala kambing. Rekomended banget, dan harga relatif murah antara 10-15rb per porsi.

  1. Gudek Pedes di Warung Mbah Marto (Sego Gudeg Geneng dan Mangut Lele)

Mbah Marto, merupakan pemilik usaha gudek ini. Usianya sudah kepala 8, tapi masih semangat untuk berjualan. Memang agak sulit untuk menemukan lokasi Gudek Mbah Marto ini apa lagi yang bukan asli Jogja. Dapur Mbah Marto adalah ‘markas’ dari sejumlah mangut lele dan beberapa kuliner lain. Ada gudeg daun pepaya, ayam, telur, tahu, tempe, garang asem, dan sambal krecek. Sistem pelayanannya adalah self-service, silakan ambil apa yang ada di dapur. Enak tho, asyik tho, hehe.

Lokasinya di sekitar belakang kampus ISI (Institut Seni Indonesia), dari perempatan (traffic light) ringroad kita ke arah selatan sampai di km 6,5 kanan jalan ada kampus ISI (Institut Seni Indonesia) masih lurus terus sampai di kiri jalan ketemu Kantor POS Sewon tepat di seberangnya ada jalan kecil anda masuk saja (belok kanan) terus saja sampai ketemu tikungan ke kanan tepat setelah tikungan (kira-kira 10 meter) ada gang kecil di kiri jalan masuk saja. Lurus dari gang kecil itu ada masjid terus belok ke kiri, lurus sedikit kira-kira 10-15 meter ada belokan ke kiri masuk situ. Biasanya kalau datang pas jam makan siang di gang ini sudah dipenuhi mobil-mobil yang sudah parkir (jalan ini kecil sekali, jadi susah sekali kalau buat simpangan sama mobil lain) jadi pintar-pintarlah mengatur waktu kedatangan supaya bisa dapat tempat parkir yang tidak terlalu jauh dari warung Mbah Marto ini. Dan jangan kaget juga kalau mobil yang banyak terparkir disini rata-rata ber plat luar Jogja karena memang penggemar dari warung Mbah Marto ini banyak dari luar kota dan dari berbagai kalangan. Lha mana warungnya kok nggak keliatan? Kok cuma keliatan mobil-mobil parkir aja, orang-orangnya pada dimana ya? Jangan takut, kalau anda sudah masuk ke gang ini berarti anda sudah dekat dengan warung Mbah Marto, warungnya sendiri memang tidak di pinggir jalan ini persis. Kita masih harus berjalan kaki melewati rumah penduduk untuk menuju ke warung ini, jika Anda bingung tanya saja dengan penduduk sini pasti semuanya tahu.

  1. Mie Pecun & Dimsum

Lokasinya ada di daerah Wirobrajan. Kalau dari perempatan Wirobrajan nih, posisinya ada di 200 m sebelah timur perempatan, di utara jalan. Bukanya mulai dari jam 4 sore.

Menunya unik-unik. Menu andalan disini adalah mie dengan berbagai level kepedasan. Mulai dari level pecun culun buat kamu yang sama sekali gak doyan pedas, trus level semriwing buat kamu yang doyan pedas tapi gak banget-banget, ada juga level galau buat rasa pedas yang pas. Nah, buat kamu yang suka tantangan, boleh cobain level klimaks, level pedas maksimal deh.

Ada juga berbagai cemilan perangsang yang enak dinikmati bareng temen-temen sepulang ngantor atau kuliah. Oh iya, ada dimsum juga buat kamu yang doyan makan dimsum.

Untuk minumannya alternatifnya gak terlalu banyak sih, tapi namanya yang unik bikin kita penasaran pastinya.

Untuk harga gak perlu khawatir. Seperti biasa, di Jogja paling terkenal yang namanya harga mahasiswa. Makan disini harganya terjangkau kok buat mahasiswa, buat yang udah kerja apalagi, tenang aja, pasti terjangkau

Harga makanannya cukup merogoh kocek 10-15rb rupiah aja, sedangkan minumannya sekitar 2-10rb rupiah.

  1. SOGUL (Sop dan Gulai Ayam)

Menu makan Sop dan gulai ayam (Sogul) yang berada di jalan C Simanjuntak 24/A, Terban. Tak kalah menantang selara pedas kalian. Pengunjung bisa bebas nambah cabe sesuai keinginan, mau nambah 10 atau 100 pun tak masalah, selama lidah dan lambung masih kuat saja. Selain rasa pedas yang menantang, dari segi cita rasanya pun akan membuat lidah kita bergoyang lebih enak.

  1. Mie BePe

Bakmi BePe yang terletak di Jl. Perumnas Mundu, tepatnya Ruko Gatic, Jogja. Dari namanya yang merupakan singkatan dari Beneran Pedasnya ini, rumah makan yang menjajakan mie ayam ini mencoba memberikan rasa pedas yang dijamin akan membuat siapapun leleh dibuatnya. Nuansa merah di dalam ruangannya seolah mempertegas cita rasa pedas yang ditawarkan. Kita bisa memesan Mie Tawuran dalam level yang terpedas. Semua menu yang ditawarkan sebenarnya tidaklah pedas namun bisa dipesan sesuai dengan level pedas sesuai selera. Mie ini disajikan dengan cukup banyak isian, diantaranya ayam cincang, telur rebus, bakso, dan jamur.

  1. Sambal Bawang Mas Kobis

Sambel Bawang Mas Kobis bisa dijadikan salah satu tempat penyetan yang bisa digunakan sebagai tempat uji nyali terhadap pedas. Tempat makan yang berada di Jl. Alamanda atau sebelah timur Fakultas teknik UNY ini bebas menentukan jumlah cabe yang kita inginkan. Selain cabe yang super pedas, masakan di Mas Kubis tergolong enak dan harga yang merakyat. Warung yang buka mulai dari jam 12 siang ini membuka tawaran harga dari Rp 4.000,-.

 

  1. Oseng-Oseng Mercon Mas Toni

Hampir setiap malam, warung ini selalu rame. Warung Oseng-Oseng Mercon Mas Toni buka kira-kira mulai pukul 18.00-23.00 WIB. Bahan dasar oseng-oseng mercon ini adalah tetelan dan koyoran. Dua bahan dasar itu dicampur dengan bumbu dapur serta resep rahasia dan dipadukan dengan puluhan kg cabe. Selain oseng-oseng mercon, ada juga menu, jadi buat kamu yang agak menghindari kuliner pedas, bisa pesan menu yang lain, diantaranya Nila Bakar, Roca-Rica Balungan, Nasi Puyuh, Nasi Kerang, Nasi Cumi, dan lain sebagainya. Nggak ketinggalan aneka sambal, seperti Sambal Cholo-Cholo dan Sambal Dhabu-Dhabu. Nila bakar disini enak. Balungannya lumayan sedep juga, bumbunya pas taraf sambelnya juga mantap. Kalau nggak terlalu suka pedes bisa nyobain Rica-Rica Balungan.

 

  1. Entok Slenget Kang Tarni

Letak warung makan ini di daerah Turi, dari persimpangan di deket Boyong Kalegan Resto belok kiri ke arah selatan (Jl. Palagan), terus langsung belok lagi ke kanan di deket Ceriamart. Terus aja ikuti jalan sampai ketemu Polsek Turi sebelum jembatan. Si entok slenget ini di seberangnya Polsek Turi. Makanan disini pedes banget, apalagi sama tengkleng entok yang harus pesan dulu sebelum kesana, karena kalau tidak pesen pasti abis dan cuma kebagian rica entoknya, kitapun juga bisa minta berapa cabenya.

   10. Lesehan Ceker Ranjau “Umi”

Lesehan Ceker Ranjau “Umi” lokasinya berada di Jalan Colombo Jogjakarta (persis depan GOR UNY). Lesehan yang satu ini cabang dari yang berlokasi di depan Bunga Kampus, buka tiap hari dari jam 10 pagi sampai jam 10 malam. Menu-menu disini semuanya dimasak pakai kuah pedas dan pastinya bersantan. Harganya murah banget, kita juga bebas mau pesan berapapun ceker yang pengin dinikmati, karena dijual per ceker, bukan per paket. Harga satu porsi ranjau pedas Rp. 5000,-. Untuk ceker ranjaunya, per satu ceker cuma di bandrol Rp. 1000,-.

 


One Comment on “Pilihan Menu Kuliner Dengan Citarasa Pedas Di Jogja”

  1. sendja mengatakan:

    Kuliner pedas memang tidak ada habisnya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s