Mendeteksi Kerusakan Yang Terjadi Pada Sistem Audio Mobil Kita


Selain karena kesalahan pemakaian audio di dalam mobil, penurunan kualitas komponen elektronika dan instalasi ikut mempengaruhi kualitas audio yang ada di mobil kamu. Apabila kita merasa audio kita bermasalah, kita bisa melakukan beberapa pengecekan, diantaranya :

  • Tegangan Aki

Pada Aki Basah kapasitas air aki ikut mempengaruhi. Masalah itu bisa juga terjadi karena terminal pengisian (ground) longgar atau pengisiannya kurang. Akibatnya, suplai listrik terganggu dan tidak maksimal.

  • Terminal / Kepala Aki

Terminal / kepala aki yang berkerak menyebabkan kurangnya tegangan dan bisa membuat sistem terganggu. Selain itu, sekring utama (main fuse) meleleh karena pengaruh panas kompartemen mesin akibat bagian pelindung yang juga meleleh.

  • Pemutar CD

Kerusakan ini ditandai dengan proses membaca CD yang agak lama, bahkan cenderung diam (atau skip) sebelum masuk ke track lagu. Masalah tersebut dipicu pemakaian CD yang ketebalannya tidak sesuai standar (CD palsu).

  • Tombol Volume

Jika tombol volume Head Unit yang kadang berfungsi kadang tidak, maka hal itu disebabkan oleh adanya kabel fleksibel yang putus di dalam.

  • Storing (noise)

Adanya kabel ground RCA yang putus di bagian dalam head unit, bisa membuat gejala storing (noise) muncul dari speaker.

  • Suara Aneh di Speaker

Jika ada bunyi sember (kresek kresek) di speaker, coba cek voice coil dan magnet, kemungkinan ada kotoran yang masuk.

  • Suara Pincang

Suara lebih berat ke salah satu sisi, hal ini karena salah satu speaker midrange atau tweeter mati. Penyebabnya, solderan pada konektor speaker terlepas. Bisa juga ada kerusakan pada potensiometer di power.

  • Speaker Mengeluarkan Asap

Ada hubungan pendek arus listrik antara kabel speaker (bisa karena sambungan berkarat) ke ground, sehingga voice coil panas. Jika terjadi korsleting pada speaker, maka akan memengaruhi kinerja power, bahkan menyebabkan malafungsi power amplifier jika tidak dilengkapi short circuit protection.

  • Tweeter Bermasalah

Jika high lama-kelamaan menjadi clip (sember), kemungkinan karena faktor cuaca akibat perangkat sering tersorot sinar matahari. Kondisi tersebut dapat membuat diafragma tweeter menjadi getas.

  • Subwoofer Mati

Biasanya karena voice coil terbakar akibat overpower.

  • Distorsi

Biasanya distorsi ini muncul pada subwoofer pada waktu berbarengan dengan bunyi bass. Distorsi ini muncul karena subwoofer sudah lemah atau ada kotoran di antara voice coil dan magnet

  • Ada Suara Kejut Saat Menghidupkan dan Mematikan Audio

Ketika ada bunyi “jedug” ketika audio dihidupkan atau dimatikan, hal ini terjadi karena ada kerusakan pada komponen power.

  • Power Bermasalah

Ketika power bermasalah, biasanya bagian konus pada speaker “melotot” ketika sistem difungsikan. Artinya, yang keluar dari power adalah arus DC (seharusnya AC). Hal ini disebabkan solderan pada papan PCB kendor atau bisa juga disebabkan kotoran yang menempel.



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s