RPM Mobil Tidak Stabil Naik Turun Sendiri


Sering sekali terdengar kasus RPM naik turun pd mobil injeksi. Banyak kasus, montir bengkel mudah sekali menuduh Servo (Idle Air Control Valve / Electronic Air Control Valve / Idle-up) sbg biang keladinya.

Tuduhan tersebut tdk 100% benar, bnyk hal lain yg menyebabkan kerja servo mjd tdk benar seperti yg dilaporkan oleh alat check ECU (Electronic Control Unit).
Nah, pastikan kita merawat dan menjaga hal2 sbb:
• Air Filter (Filter Udara), pastikan selalu diganti / dibersihkan scr teratur.
• Menjaga kebersihan Air Flow Sensor Unit dr debu ato kotoran lainnya.
• Memastikan sensor2 dlm kondisi baik dan terpasang dgn benar spt:
Coolant Temperature Sensor, Throttle Position Sensor, Idle Position Switch, Power Steering Oil Pressure Switch, Amplifier AC, Inhibitor Switch (utk mobil matic).
• Menjaga kebersihan bagian dlm Throttle Body
• Menjaga kebersihan Fuel Injector
• Menjaga kebersihan EGR Valve.
• Memastikan selang2 vacuum dlm kondisi baik dan terpasang dgn baik.
• Menjaga kebersihan Servo.
• Periksa kondisi & kebersihan PCV (Positive Crankcase Valve)

Jadi sblm mengganti servo itu sendiri ada baiknya diperiksa dulu kemungkinan2 di atas yg jauh lbh murah dan mudah pengerjaannya. Dan yg terpenting jgn jorok dan jarang merawat mobil ya.


One Comment on “RPM Mobil Tidak Stabil Naik Turun Sendiri”

  1. kasamago mengatakan:

    Sip infonya om.. jd mkin aware dlm maintence boil


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s