Memahami Kode Yang Tertera Pada Ban Mobil


Ketika kita akan membeli ban mobil, ada 3 unsur yang harus diketahui :

1.Ukuran Ban

Di sisi luar ban pasti tertera kode ban, misalnya 215/40R18 95H. Semuanya itu mempunyai penjelasan sebagai berikut;

  • Kode “215” menunjukkan lebar telapak ban dengan satuan milimeter, bukan merupakan diameter ban. Semakin besar angkanya, maka semakin lebar telapaknya.
  • Kode “40” menunjukkan tinggi ban dalam satuan persen dari telapak ban. Tinggi yang dimaksud bisa kita cermati mulai dari bibir velg sampai telapak ban menempel ke permukaan aspal. Jadi, semakin kecil angkanya , semisal “35”, maka jarak telapak ban dengan bibir pelek makin dekat.
  • Kode “R” menunjukkan konstruksi ban ini radial.
  • Kode “18” merupakan diameter dari velg yang sesuai. Berarti, velg yang dipakai berukuran 18 inchi.
  • Kode “95” menunjukkan beban maksimum yang bisa ditopang setiap ban. Angka tersebut memiliki load index sebesar 690 kg. Semakin besar, beban maksimumnya bertambah pula. Begitupun sebaliknya.
  • Kode “H” menunjukkan batas kecepatan maksimum yang dicapai ban tersebut. Ban dalam kode “H” boleh menembus kecepatan maksimum sampai 210 km/jam.

2.Usia Ban

Ban juga mempunyai waktu kadaluarsa. Umumnya, 3 tahun dari tanggal produksi atau menempuh jarak 60.000 km. Setiap pabrik ban punya pengkodean serta jumlah digit yang berbeda-beda. Itu bisa kita temui di bibir ban (dekat pelek) semisal 0815, berarti diproduksi minggu ke-8 tahun 2015.

3.Treadwear Indicator :

Tanda ini merupakan ciri fisik yang terletak persis di kedua sisi bunga ban. Diperkuat lagi dengan garis tebal yang membentang di antara kedua tanda yang mengindikasikan kondisi penggunaan ban. Jika ketebalan ban terutama pada grove sudah menyentuh garis tersebut, menandakan harus sudah diganti. Bahanya saat hujan, cepat menimbulkan gejalan aquaplaning (mengambang)

Kode Kecepatan Ban

  • Kode P, Kecepatan maksimal 150 km/jam
  • Kode Q, Kecepatan maksimal 160 km/jam
  • Kode R, Kecepatan maksimal 170 km/jam
  • Kode S, Kecepatan maksimal 180 km/jam
  • Kode T, Kecepatan maksimal 190 km/jam
  • Kode H, Kecepatan maksimal 210 km/jam
  • Kode V, Kecepatan maksimal 240 km/jam
  • Kode W, Kecepatan maksimal 270 km/jam
  • Kode Y, Kecepatan maksimal >300 km/jam

Load Capacity

  • Kode 62, Beban maksimum 265 kg
  • Kode 63, Beban maksimum 272 kg
  • Kode 64, Beban maksimum 280 kg
  • Kode 66, Beban maksimum 300 kg
  • Kode 68, Beban maksimum 315 kg
  • Kode 70, Beban maksimum 335 kg
  • Kode 73, Beban maksimum 365 kg
  • Kode 75, Beban maksimum 387 kg
  • Kode 80-89, Beban maksimum 450-580 kg
  • Kode 90-100, Beban maksimum 600-800 kg



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s