Beberapa Mesin Legendaris Honda


Honda sangat sering membuat mesin kencang, hal ini bisa dilihat dari satu seri mesin kencang ada yang berbeda tipe. Misalnya mesin B16A, ada yang dipasang di Civic EF SiR, ada yang dipasang di Civic EG SiR. Tenaganya pun beda. Tidak hanya membuat mesin kencang, dudukannya juga kebanyakan kurang lebih sama dengan mesin-mesin Honda yang lebih pelan. Sebut saja mesin Honda Estillo yang beredar di Indonesia, bisa di engine-swap mesin Civic Type R. Kalaupun dudukannya kurang sama, bisa menggunakan engine-swap kit aftermarket.

Namun yang paling spesial dari mesin Honda adalah bisa melaju kencang walaupun tanpa menggunakan turbo. Misalnya Honda NSX-R, walaupun mobil ini sudah lama distop produksi dan tenaganya kurang lebih masih sama, mobil ini masih bisa mengasapi BMW M6 dengan mudah, Ferrari-pun juga bisa terasapi dengan mudah. Itulah trik cerdik Honda dalam membuat sebuah sportscar, bisa membuatnya lebih kencang tanpa mendoping mesinnya. Hanya saja mesin ini merupakan mesin termahal sepanjang sejarah produksi Honda.

Apa sajakah mesin kencang Honda yang produksinya sudah pensiun sehingga membuatnya legendaris, sebuah mesin yang tidak membutuhkan turbo untuk membuatnya berlari kencang. Selama gear rationya tepat, bodi dengan aerodinamis yang mendukung, dan bobot yang ringan. Berikut beberapa seri mesin Honda yang bisa dikatakan legendaris :

  1. Honda C-Series Engine

C-Series adalah mesin V6 yang diproduksi antara 1985-2005 oleh Honda. Mesin C30A sanggup mengalahkan mobil sport yang tenaganya lebih besar. Itu terbukti dari pengujian Best Motoring dengan Honda NSX Type R, hasilnya mobil tersebut sanggup bersaing dengan sportscar kelas kakap seperti Ferrari di era 90-an. Mesin C30A penuh refinement teknis dan inovasi.

C30A

Honda C30A

C30A adalah mesin kedua untuk VTEC setelah B16A. Seiring dengan VTEC, C30A juga dilengkapi dengan Variable Volume Induksi System (VVIS). VVIS menggunakan asupan primer dan sekunder. Asupan sekunder bergerak pada RPM 4.800 untuk meningkatkan kemampuan pernafasan mesin dan memperluas kurva torsi. C30A memiliki sistem pengapian langsung, dengan gulungan individu diposisikan langsung di atas setiap spark steker silinder. Sistem ini memastikan pembakaran sempurna pada waktu beban tinggi dan kecepatan mesin tinggi. C30A menggunaan bahan titanium dan yang pertama di implementasikan pada kendaraan produksi massal. C30A itu handbuilt dan diproduksi di pabrik Tochigi. Output standart mesin adalah 270HP, sementara mesin yang dilengkapi dengan transmisi otomatis menghasilkan 252HP dengan camshafts sedikit diubah. Kedua versi memiliki redline 8.000 RPM. C30A digunakan pada Honda NSX antara tahun 1991 – 1996. Setelah tahun 1996, NSX hanya menggunakan C30A dengan 4-Kecepatan Transmisi Otomatis. Pada tahun 1997 transmisi Manual NSX mulai menggunakan C32B bukan C30A lagi.

C32B

Honda C32B

Perbedaan antara C30A dan C32B tidak hanya terbatas pada transmisinya. Saluran bahan bakar telah menggunakan sistem injectors, aliran udara dengan katup intake yang lebih besar. Throttle diubah menjadi drive-by-wire. Menggunkan gasket kepala yang berbeda, namun rasio kompresi tetap sama. Diameter pin piston meningkat dari 22mm menjadi 23mm. Dengan semua perubahan ini, daya output telah meningkat sebesar 20HP dan mencapai 290HP. Produksi C32B berakhir pada tahun 2005 bersamaan dengan berakhirnya produksi Honda Acura NSX.

  1. Honda B-Series Engine

Honda B-Series Engine ini ada beberapa tipe, diantaranya :

  • B16A dan B16B

B16 adalah versi pertama dari B-Series yang diproduksi. Setiap versi mesin B16 telah dilengkapi dengan teknologi VTEC, dimulai dengan B16 pertama yg diproduksi di tahun 1988 pada JDM Honda Integra.

B16A

Honda B16A

Selama rentang produksinya, ada tujuh versi yang berbeda dari mesin B16 yang diproduksi. Semua mengusung 1595cc dengan bore dan stroke 81mm dan 77.4mm. Enam tipe dari versi pertama B16 diantaranya ; B16A, B16A1, B16A2, B16A3, B16A4 dan B16A6. Ke-enamnya hampir sama, perbedaan kecil terdapat pada pemetaan dan rasio kompresi. Output yang dihasilkan 150HP untuk versi pertama pada B16A. Versi selanjutnya, B16A1, B16A2, B16A3, dan B16A6 yang menghasilkan 160 HP. Versi yang paling kuat adalah B16A4 dan B16A5 yang digunakan pada JDM dan USDM Civic Si-RII produksi antara tahun 1996-2000. Mesin ini mampu menghasilkan 170HP. Mesin B16 yang banyak digunakan di Civic, Del Sol-, dan CRX di seluruh dunia.

B16B

Honda B16B

Mesin B16 yang paling istimewa adalah B16B, yang khusus diproduksi untuk JDM Civic EK9 Type R. Selain penutup katupnya berwarna merah khas Honda Engine, B16B menampilkan camshaft yang handal, kompresi yang lebih tinggi – piston gesekan rendah, porting-polish piston, lengan piston yang ringan, crankshaft yang sepenuhnya seimbang, katup inlet ringan, inlet dan exhaust ganda berlapis valve springs dan yang paling penting short-block nya berbeda. B16B menggunakan short-block yang sama dengan B18C5 (8.1mm).

B16B adalah mesin Honda yang paling bersahabat dengan mesin Honda Civic era tahun 90-an. Dudukannya kurang lebih sama, sehingga membuatnya bisa di swap-engine dengan mudah memakai mesin ini. Banyak pemilik Honda Civic Estillo atau Genio yang melakukan swap-engine mesin ini dan membuatnya menjadi juara di ajang drag-race.

Alternatif lain dari B16B adalah B16A, mesin ini dipakai di Honda Civic tipe SiR atau Civic. B16A adalah mesin kencang ke-dua setelah B16B. Mesin ini selain bisa dipakai di Honda Estillo atau EG, mesin ini juga bisa dipakai di Honda Civic Nouva atau tipe EF, karena tipe SiR-nya juga menggunakan mesin ini. Hanya saja untuk Nouva lebih sulit karena mesinnya masih menggunakan karburator, sedangkan Estillo sudah menggunakan sistem injeksi.

Semua produksi versi B16 berhenti bersamaan dengan semua mesin B-Series pada tahun 2000.

  • B18C

Kalau kurang puas dengan mesin B16B, silahkan pilih B18C, sebab mesin ini tenaganya lebih besar.

B18C

Honda B18C

Selain tenaganya lebih besar, VTEC-nya bekerja pada putaran 5700 rpm, sedangkan B16B di 6200 rpm. Hanya saja mesin Integra Type R ini lebih sulit dicari, namun untuk mengadopsinya bisa dengan swap-engine B16B dulu, baru beberapa komponen seperti crankshaft menggunakan part B18C.

  1. Honda H22 Engine

H22 adalah mesin pertama dari keluarga H-Series. Semua mesin versi H22 dilengkapi dengan VTEC, Dual Over Head Cam (DOHC), belt-driven kepala empat-katup-per-silinder dengan sistem injeksi multi-point PGM-FI dan sistem pengapian distributor. Menggunakan Bore 87mm dan stroke 90.7mm, semua mesin versi H22 yang mengusung 2156cc.

H22 memulai debutnya pada JDM Prelude Si VTEC pada akhir tahun 1991. H22 telah berkembang selama rentang produksinya. Mulai dari tahun 1994 semua mesin versi H22 telah menggunakan lapisan khusus pada blok silinder bernama FRM (Fiber Reinforced Cylinder Wall). FRM adalah bahan lapisan tipis namun sangat kuat. FRM dimasukkan ke dalam pengecoran silinder ketika dibentuk. Pada tahun 1997, mesin versi H22 mengalami perkembangan yang lebih besar lagi, tutup deck blok pendek digantikan dengan yang terbuka.

Total ada 9 versi mesin H22 yang diproduksi. Diantaranya adalah ; H22A (kode ini untuk menggunakan dua mesin yang berbeda), H22A1, H22A2, H22A3, H22A4, H22A5, H22A7 dan H22A8. Selain perkembangan besar yang disebutkan di atas, versi ini sedikit berbeda antara versi satu dengan versi lain pada rasio kompresi, profil cam, intake dan port exhaust.

Versi terakhir dan paling kuat dari mesin versi H22 adalah versi H22A. Versi ini digunakan pada JDM Prelude Type-S, JDM Prelude SiR S-Spec dan JDM Accord / Torneo Euro-R. H22A diproduksi antara tahun 1997-2001. JDM H22A memiliki rasio kompresi piston 11.0:1, kepala piston porting-polish, throttle body lebih besar, camhafts liar, sistem asupan pembatasan rendah dan knalpot ditingkatkan. Dengan output 217HP, H22A adalah versi yang paling kuat dari semua mesin H-Series. Katup penutup merah adalah tanda khas dari mesin versi ini.

H22A

Honda H22A

H22A merupakan mesin mobil balap Honda yang digunakan di ajang JTCC. Walau kurang sukses sewaktu dipasangkan di Honda Civic Genio, setidaknya begitu mesin ini dipasang di Honda Accord Cielo baru menunjukkan kesuksesannya. Boleh dibilang, mesin ini lebih pas untuk dipasangkan di bodi mobil yang ukurannya lebih besar, seperti Accord Euro R dan Prelude yang menggunakan mesin bawaannya denga mesin versi ini.

Produksi mesin H22 berakhir bersama dengan berakhirnya produksi Honda Prelude tahun 2001.

  1. Honda F20 Engine

Honda B-Series Engine ini ada beberapa tipe, diantaranya :

  • F20C

F20C adalah mesin pertama yang digunakan pada Honda S2000. Untuk mendapatkan hasil maksimal dari mesin berukuran kompak , teknisi Honda menggunakan teknologi yang berasal dari mesin balap Honda. Rasio batang stroke yang rendah ditetapkan untuk mencapai kecepatan mesin yang sangat tinggi. Sistem VTEC disempurnakan untuk digunakan dalam F20C ini. F20C dapat menghasilkan torsi low-end yang kuat, satu hal yang kebanyakan hilang dari mesin VTEC lainnya, tendangan VTEC ada di rpm 5850 dan mesin akan terus memproduksi tenaga hingga rpm 9000 (hasil yang mengesankan). Selain daya output yang ekstrim jika dibandingkan dengan ukurannya, F20C juga sangat efisien dimana S2000 memenuhi syarat sebagai Low – Emission Vehicle ( LEV ). Cc di mesin versi F20C boleh mungil, akan tetapi kemampuan putaran mesinnya tidak main-main dan memiliki tenaga 247HP. Mesin S2000 ini sanggup melengking di atas 8000 rpm.

F20C

Honda F20C

Namun sayangnya mesin ini kurang cocok untuk jadi bahan swap-engine, karena  mesin ini dirancang untuk mobil dengan penggerak roda belakang, sedangkan mobil Honda lain, pada umumnya berpenggerak roda depan.

  • F22C

F22C cc-nya lebih besar dari F20C.

F22c

Honda F22C

Meskipun tenaganya masih sama dengan F20C, namun redlinenya dikurangi dari 9000 rpm menjadi 8200 rpm dan torsinya lebih besar dari F20C.

  1. Honda K-Series Engines

K20A merupakan penerus mesin kencang Honda B Series.

K20A

Honda K20A

Mesin ini memiliki banyak varian dengan tenaga mesin yang berbeda-beda. Untuk versi Civic Type R EP, tenaganya 215HP (JDM) dan 200HP (UK), versi Integra Type R, Civic Type R FD, & AccordEuro R tenaganya 220HP, untuk versi selain Type R tenaganya dibawah versi Type R.

Honda_K24A_Engine_02

Honda K24A

K24 diperkenalkan pada tahun 2002 dan sejak saat itu banyak digunakan dalam Honda CRV, Honda Accorddan model Acura TSX. K24 mempunyai desain dasar dan sifat yang sama dengan K20. Perbedaan adalah ketinggian dek dan ukuran piston. Untuk meningkatkan stroke lagi, ketinggian dek telah ditingkatkan 19mm. Hal ini memungkinkan mesin untuk memiliki stroke 99mm. K24 memiliki Bore 87mm, 1mm lebih besar dibandingkan dengan K20. Torsi yang di hasilkan pada K24 lebih banyak dari pada K20. Sebagian besar versi K24 telah disetel ekonomi i-VTEC. Kompresi dari model ini bervariasi antara 9.6:1 sampai 10.5:1. dan daya output antara 160-185 HP. K24A1, K24A4, K24A8, K24Z1, K24Z2, K24Z3, K24Z4, K24Z5 dan K24Z6 adalah mesin dengan konfigurasi ini.

K24A2 dan K24A3 sedikit berbeda. Keduanya dilengkapi dengan kinerja disetel i-VTEC yang bergerak mengangkat lobus tinggi pada rpm 6000. K24A2 juga memiliki bentuk dan asupan katup throttle yang lebih besar dan juga dengan pipa knalpot yang lebih besar. Dengan perbaikan ini K24A2 dapat menghasilkan 205 HP, dan K24A3 menghasilkan 190HP. Mesin ini digunakan dalam JDM Honda Accord d Type-S dan Acura TSX.

Untuk pemilik Honda Civic VTi yang mau engine swap bisa memakai mesin ini dengan bantuan engine swap kit, seperti Civic VTi yang berlaga di balap turing Sentul kelas Supercar.


3 Komentar on “Beberapa Mesin Legendaris Honda”

  1. Eddy Yu mengatakan:

    honda cielo nggak termasuk ya om T.T


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s